Perlukah Investasi Asing Di Indonesia?

Perlukah Investasi Asing Di Indonesia?
Rate this post

Perlukah Investasi Asing Di Indonesia

Penanaman modal atau sering dikenal dengan istilah investasi merupakan bisnis yang sangat diminati banyak pihak, baik perorangan, perusahaan swasta, maupun perusahaan milik negara. Termasuk di Indonesia, investasi banyak diperankan oleh para penanam modal asing maupun lokal. Investasi asing di Indonesia saat ini bertambah banyak sejak dibukanya pasar bebas dunia.

Menurut para pakar ekonomi banyaknya investor asing di sebuah negara bukan berarti negara tersebut tidak mampu dalam mengembangkan potensi yang dimiliki akan tetapi lebih pada proses pembangunan yang mungkin lebih cepat dibandingkan jika dikelola sendiri.

Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang, daya konsumsi warga dan masih rendahnya tren ekspor perlu ditunjang dengan infrastuktur di kawasan industri yang tentu membutuhkan anggaran besar. sedangkan Indonesia saat ini belum mempunyai cukup modal untuk hal tersebut.

Keuntungan investasi asing di Indonesia adalah sifatnya yang jangka panjang, dengan begitu penanaman modal asing di negara berkembang bisa juga menjadi penyedia lapangan kerja yang sekaligus ikut andil dalam alih keterampilan manajemen dan alih teknologi. Dengan kata lain investor asing yang menanamkan modal diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan edukasi tentang etos kerja yang baik, teknologi dan kualitas produksi.

Untuk menarik minat investor, pemerintah mempersiapkan lokasi-lokasi dengan infrastruktur yang memadai, perizinan yang dimudahkan juga bisa mendorong minat investor asing. Ada dua titik kawasan penempatan investasi asing di Indonesia, dengan tujuan dan fungsi yang berbeda, lokasi tersebut dibagi menjadi dua yaitu Kawasan Industri Terpadu dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kawasan Ekonomi Khusus yang siap beroperasi ada di sejumlah titik, diantaranya:

  1. KEK Tanjung Kelayang
  2. KEK Tanjung Lesung
  3. KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan
  4. KEK Sei Mangkei
  5. KEK Mandalika
  6. KEK Morotai
  7. KEK Bitung
  8. KEK Tanjung Api-Api
  9. KEK Palu
Baca Lainnya Yuk !  Rasakan Sensasi Kemudahan Dalam Mengirim Barang

Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK adalah kawasan yang secara khusus memiliki kelebihan di segi geoekonomi dan geostrategi. Setiap Kawasan Ekonomi Khusus mempunyai peranan dan tujuan yang berbeda sesuai dengan potensi sumber daya yang ada di daerah KEK. Seperti misalnya KEK Sei Mangkei fokus pada pengolahan perkebunan sebab potensi sumberdaya yang ada merupakan lahan yang subur sehingga cocok untuk perkebunan sawit dan karet.

Lain halnya dengan KEK Tanjung Lesung yang lebih dipersiapkan untuk kawasan wisata. Jadi dalam hal ini para investor asing dapat menanamkan modal dengan membangun penginapan, hotel, ataupun spot wisata dikawasan tersebut. Dan tentu saja investasi-investasi di atas harus sesuai dengan undang-undang yang telah ditetapkan pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal.

Meskipun demikian, investasi asing di Indonesia tetap menjadi pro dan kontra di mata publik. Sebagian mengeluhkan adanya penanam modal yang berasal dari luar negeri. Menurut masyarakat umum, adanya investasi asing atau PMA membuat para pelaku komponen lokal berhenti di tengah jalan.

Memang, Penanaman Modal Dalam Negeri atau disingkat PMDN rentan sekali kandas, hal tersebut biasanya terkendala oleh melonjaknya bahan baku serta kenaikan upah pekerja yang tidak sebanding dengan harga produksi di pasaran. Akibatnya, pemerintah melalui kementrian perekonomian harus membuat berbagai kebijakan demi mengayomi investor lokal tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *